Minggu, 20 November 2011

Tanda-tanda Salah Pilih Pasangan


Bagi Anda yang baru memiliki pasangan baru memang akan merasa bahagia. Tapi apakah Anda yakin bahwa dia adalah orang yang tepat untuk menjadi pasangan Anda? Tanda terpenting yang seringkali kita mengerti mengenai pasangan hidup adalah seseorang yang seiman dan cinta Tuhan.
Namun di luar itu, ada beberapa hal lain yang perlu Anda pertimbangkan yang seringkali belum menjadi masalah saat ini karena perasaan cinta yang menggebu, namun pada akhirnya bisa menjadi masalah dan Anda merasa cukup terganggu dengan hal itu. Jadi sebelum Anda mengarah pada hubungan yang lebih serius, sebaiknya Anda simak beberapa tanda bahwa dia memang bukan orang yang tepat.
Lebih Banyak Berkorban
Cinta memang butuh pengorbanan. Dalam suatu hubungan tidak boleh menghitung untung rugi. Tapi jika Anda lebih banyak berkorban sedangkan dia tenang-tenang saja, memang tidak fair. Apabila Anda mau mengorbankan waktu bersama teman-temannya, keluarga hanya untuk dia, sedangkan dia tidak pernah melakukannya untuk Anda. Maka hal ini menandakan bahwa dia bukanlah orang yang tepat.
Teman Mulai Menjauh
Sebelum dia menjadi kekasih, teman-teman mengelilingi Anda. Keadaan berubah seratus delapan puluh derajat ketika Anda menjalin cinta dengan si dia. Satu persatu sahabat Anda menghilang dan menjauh maka jangan salahkan mereka. Mungkin saja sikap mereka dilatarbelakangi oleh sikap Anda yang berubah sejak memiliki dia dan Anda bukan teman yang mengasyikan lagi.
Sahabat Enggan Membicarakannya
Saat Anda membicarakan tentang dia, ekspresi wajah dan body language sahabat Anda terlihat resah. Mulai rajin melihat jam tangan seolah dia tidak betah mengobrol berlama-lama dengan Anda. Atau setiap kali Anda menyebut nama dia dan bersemangat menceritakan betapa hebatnya si dia, sahabat Anda mengalihkan pembicaraan atau hanya menanggapi seadanya.
Hubungan Panas Dingin
Di awal hubungan, sudah pasti Anda dan pasangan sedang hangat-hangatnya. Tapi semakin hari dia berubah menjadi acuh dan dingin maka menandakan bahwa dia belum mau berhubungan serius dengan Anda. Ketika ia melihat Anda begitu serius menjalani hubungan, dia merasa tidak enak hati. Tak heran sikapnya jadi berubah seperti itu. Kalau Anda ingin hubungan yang mantap dengannya, maka Anda telah salah pilih orang.
Terlalu Banyak Usaha
Anda seringkali terlalu usaha untuk sekedar bertemu dia. Anda selalu menemukan cara untuk bisa main ke kantor dan tempat tinggalnya, entah itu sengaja makan di resto dekat kantornya, atau tiba-tiba datang ke kantornya untuk memberi sesuatu. Atau bahkan Anda rela bersusah payah mengatur perjalanan untuk bertemu dengannya di tempat dinas di luar kota. Padahal, sejujurnya dia tidak menanggapi dengan antusias semua usaha Anda itu.
Hidup Terasa Terkekang
Anda yang tadinya super aktif, independen, penuh semangat, tiba-tiba berubah menjadi orang yang tergantung dan tunduk kepadanya. Anda tidak lagi ke tempat yang diinginkan sesuka hati, atau beraktifitas sesuai minat tanpa seizin dia. Jika Anda ingin pergi ke tempat yang Anda inginkan maka ada syaratnya yaitu harus bersama dia. Pergaulan Anda pun mendapat pengawasan ketat darinya sehingga terkadang dia akan menginterogasi Anda seperti seorang polisi kepada penjahat. Apalagi saat Anda sedang makan siang bersama rekan kerja lelaki, pasti dia akan lebih memperketat kekangannya.
Berat Tubuh Susut
Berat badan Anda sebelum dan sesudah menjadi pasangannya susut 3 hingga 4 kg. Ada dua kemungkinan terjadinya penyusutan ini, Anda melakukan diet keras untuk mendapatkan tubuh yang ideal atau Anda sering tertekan memikirkan sikap dan perilakunya terhadap Anda yang seringkali menyakitkan hati.
Tidak Percaya Diri
Anda selalu merasa menyesal telah salah pilih baju, aksesori, bahkan kata-kata setiap habis bertemu dengannya. Jangan mencari-cari kesalahan sendiri, karena kehadiran seorang pasangan seharusnya menjadi pendongkrak percaya diri dan penenang diri Anda. Jadi apabila Anda merasa serba salah dan takut, sebaiknya tinggalkan dia mulai dari sekarang.
Suami / Istri Orang
Jika kekasih Anda adalah suami / istri orang, maka sudah pasti Anda salah pilih orang. Karena sudah jelas dia sudah memiliki keluarga tapi Anda masih tetap mau menjadi pasangannya. Lelaki berstatus suami orang memang sangat menarik hati, apalagi rayuannya. Tapi mereka paling senang mengobral janji, egois tanpa memikirkan perasaan Anda. Jadi untuk apa Anda menunggu dia, saat dia mengatakan akan menceraikan istrinya, sudah pasti hal itu jarang sekali terjadi. Pikirkan juga bagaimana perasaan keluarganya, bagaimana Anda menyakiti hati mereka, dan bayangkan bagaimana sakitnya Anda jika Anda berada di posisi mereka.
Jika Anda menemukan tanda-tanda ini dalam hubungan Anda saat ini, cobalah pertimbangkan kembali dengan berpikir secara jernih dan jangan lupa bawa di dalam doa. Namun jika hal itu memang bukan suatu masalah bagi Anda dan Anda yakin dapat melewatinya bersama dengan si ‘Dia’, mungkin Anda dapat memutuskan untuk mempertahankan hubungan Anda dengan penuh keyakinan. Tapi tentu saja Anda harus siap dengan konsekuensinya kelak. Namun hal ini tidak berlaku bila dia adalah suami / istri orang. Karena untuk hal yang satu itu, tidak ada jalan kompromi yang dapat Anda ambil selain mengakhiri hubungan Anda saat ini juga.
Sumber : perempuan.com & berbagai sumber

Lahaula Wala Quwwat illa Billah


Rasulullah s.a.w. bersabda : “Perbanyakkanlah membaca La Haula Wala Quwwata Illa Billah kerana sesungguhnya bacaan ini adalah ubat bagi 99 penyakit, yang mana penyakit paling ringan adalah kebimbangan” (Riwayat Al-Uqaili melalui jabir r.a.)
La Haula Wala Quwwata Illa Billah bermaksud tidak ada daya dan kekuatan kecuali kekuatan Allah. La Haula Wala Quwwata Illa Billah juga boleh mengubati penyakit lupa. Syaitan juga memainkan peranan dalam membuatkan manusia lupa. Berzikirlah untuk mengingati Allah, ucaplah kalimah La Haula Wala Quwwata Illa Billah agar Allah melindungi kita daripada gangguan syaitan yang menyebabkan kita lupa.
Mujadilah [19] Syaitan telah menguasai dan mempengaruhi mereka, sehingga menyebabkan mereka lupa mengingati (ajaran dan amaran) Allah;
Semasa peristiwa Israk Mikraj, kepada Rasulullah S.A.W., Nabi Ibrahim A.S. bersabda, “Engkau akan berjumpa dengan Allah pada malam ini. Umatmu adalah akhir umat dan terlalu dha’if, maka berdoalah untuk umatmu. Suruhlah umatmu menanam tanaman syurga iaitu LA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAH.
Bahkan Allah jugalah yang memperjalankan Rasulullah s.a.w. pada malam itu. Tidak ada daya dan kekuatan melainkan daripadaNYa.
Isra [1] Maha Suci Allah yang telah menjalankan hambaNya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam (di Mekah) ke Masjid Al-Aqsa (di Palestin), yang Kami berkati sekelilingnya, untuk memperlihatkan kepadanya tanda-tanda (kekuasaan dan kebesaran) Kami. Sesungguhnya Allah jualah Yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.
Semasa menjawab azan, pada perkataan hayya alas-solah (marilah mengerjakan sembahyang), maka pada kalimah ini, hendaklah kita mengatakan “la haula wala quwwata illa billah”(tiada daya dan upaya melainkan dengan izin Allah). Orang yang mendengar azan pun tidak mampu ke masjid sekiranya tidak ada pertolongan dari Allah. Oleh itu mintalah pertolongan darinya dengan menyebut “la hau la wala quwwata illa billah..
Difailkan dalam: Hadith
http://pondokhabib.wordpress.com/2010/05/08/la-haula-wala-quwwata-illa-billah-2/

Khasiat dari Berpuasa Senin-Kamis.


Khasiat dari Berpuasa Senin-Kamis.

BERDASARKAN pendapat sejumlah ahli kesehatan, puasa dapat memberikan berbagai manfaat bagi yang melaksanakannya, di antaranya untuk ketenangan jiwa, mengatasi stres, 

meningkatkan daya tahan tubuh, serta memelihara kesehatan dan kecantikan. Puasa selain bermanfaat untuk ketenangan jiwa agar terhindar dari stres, juga dapat menyehatkan badan dan dapat membantu penyembuhan bermacam penyakit.

Selain itu, puasa dapat membuat awet muda atau menunda proses ketuaan. Supaya kondisi fisik selalu sehat dan bugar, organ-organ tubuh harus mendapatkan kesempatan untuk istirahat. Hal tersebut dapat dilakukan dengan berpuasa.

Puasa bagi umat Islam merupakan salah satu Rukun Islam dan merupakan salah satu ibadah wajib selama bulan Ramadan. Bagi umat Islam, berpuasa merupakan salah satu ibadah yang harus dilakukan. Ada puasa wajib yang harus dilakukan pada bulan Ramadan, tapi ada juga puasa-puasa sunah seperti puasa Daud, puasa Arafah, puasa Senin-Kamis, dan puasa sunah lainnya.

Beberapa ahli dari negara-negara Barat dan Timur telah meneliti dan membuktikan tentang manfaat puasa. Tiga orang ahli dari Barat yang non-Muslim telah mengemukakan pendapat mereka tentang faedah puasa.

Ketiga orang ahli tersebut adalah 

Allan Cott M.D., seorang ahli dari Amerika, ,Dr. Yuri  Nikolayev Direktur bagian diet pada Rumah Sakit Jiwa Moskow, dan Alvenia M. Fulton, Direktur Lembaga Makanan Sehat “Fultonia” di Amerika.

Allan Cott, M.D., telah menghimpun hasil pengamatan dan penelitian para ilmuwan berbagai negara, lalu menghimpunnya dalam sebuah bukuWhy Fast yang mengalami 17 kali cetak ulang dalam tempo sewindu. Di buku itu, Allan Cott, M.D. membeberkan berbagai hikmah puasa, antara lain:

1. To feel better physically and mentally (merasa lebih baik secara fisik dan mental).
2. To look and feel younger (melihat dan merasa lebih muda).
3. To clean out the body (membersihkan badan)
4. To lower blood pressure and cholesterol levels (menurunkan tekanan darah dan kadar lemak).
5. To get more out of sex (lebih mampu mengendalikan seks).
6. To let the body health itself (membuat badan sehat dengan sendirinya).
7. To relieve tension (mengendorkan ketegangan jiwa).
8. To sharp the senses (menajamkan fungsi indrawi).
9. To gain control of oneself (memperoleh kemampuan mengendalikan diri sendiri).
10. To slow the aging process (memperlambat proses penuaan).

Sementara itu, Dr. Yuri Nikolayev menilai kemampuan untuk berpuasa yang mengakibatkan orang yang bersangkutan menjadi awet muda, sebagai suatu penemuan (ilmu) terbesar abad ini. Beliau mengatakan: what do you think is the most important discovery in our time? The radioactive watches? Exocet bombs? In my opinion the bigest discovery of our time is the ability to make onself younger phisically, mentally and spiritually through rational fasting. (Menurut pendapat Anda, apakah penemuan terpenting pada abad ini? Jam radioaktif? Bom exoset? Menurut pendapat saya, penemuan terbesar dalam abad ini ialah kemampuan seseorang membuat dirinya tetap awet muda secara fisik, mental, dan spiritual, melalui puasa yang rasional).

Alvenia M. Fulton, Direktur Lembaga Makanan Sehat “Fultonia” di Amerika Serikat menyatakan bahwa puasa adalah cara terbaik untuk memperindah dan mempercantik wanita secara alami. Puasa menghasilkan kelembutan pesona dan daya pikat. Puasa menormalkan fungsi-fungsi kewanitaan dan membentuk kembali keindahan tubuh(fasting is the ladies best beautifier, it brings grace charm and poice, it normalizes female functions and reshapes the body contour).
PUASA memiliki banyak hikmah dan manfaat untuk kesehatan tubuh, ketenangan jiwa, dan kecantikan. Saat berpuasa, organ-organ tubuh dapat beristirahat dan miliaran sel dalam tubuh bisa menghimpun diri untuk bertahan hidup. Puasa berfungsi sebagai detoksifikasi untuk mengeluarkan kotoran, toksin/racun dari dalam tubuh, meremajakan sel-sel tubuh dan mengganti sel-sel tubuh yang sudah rusak dengan yang baru serta untuk memperbaiki fungsi hormon, menjadikan kulit sehat dan meningkatkan daya tahan tubuh karena manusia mempunyai kemampuan terapi alamiah.

Puasa dapat membuat kulit menjadi segar, sehat, lembut, dan berseri. Karena, setiap saat tubuh mengalami metabolisme energi, yaitu peristiwa perubahan dari energi yang terkandung dalam zat gizi menjadi energi potensial dalam tubuh. Sisanya akan disimpan di dalam tubuh, sel ginjal, sel kulit, dan pelupuk mata serta dalam bentuk lemak dan glikogen.
Manusia mempunyai cadangan energi yang disebut glikogen. Cadangan energi tersebut dapat bertahan selama 25 jam. Cadangan gizi inilah yang sewaktu-waktu akan dibakar menjadi energi, jika tubuh tidak mendapat suplai pangan dari luar.

Ketika berpuasa, cadangan energi yang tersimpan dalam organ-organ tubuh dikeluarkan sehingga melegakan pernapasan organ-organ tubuh serta sel-sel penyimpanannya. Peristiwa ini disebut peremajaan sel.

Dengan meremajakan sel-sel tubuh, akan bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan dan kesehatan tubuh serta kulit kita. Oleh karena itu, orang yang sering berpuasa kulitnya akan terlihat lebih segar, sehat, lembut, dan berseri karena proses peremajaan sel dalam tubuhnya 

berjalan dengan baik.
Makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap hari, selain mengandung zat-zat gizi yang berguna untuk tubuh kita, juga mengandung bahan toksik atau racun yang kemudian tertimbun dalam tubuh. Bahan toksik atau racun yang ada dalam tubuh kita, jika sudah terlalu banyak dapat menyebabkan masalah pada tubuh antara lain, tubuh menjadi mudah lelah, daya tahan tubuh menurun, sehingga mudah sakit.

Dengan melakukan puasa, tubuh akan menggunakan energi cadangan. Penggunaan energi cadangan ini menyebabkan racun-racun terbuang dan sel-sel tubuh dibersihkan. Selain itu, di bagian pencernaan terjadi juga pengeluaran racun karena alat-alat pencernaan beristirahat sehingga dapat membersihkan diri, juga termasuk usus besar yang merupakan pusat kotoran.
Berpuasa selain bermanfaat untuk detoksifikasi atau proses pengeluaran racun secara menyeluruh, juga bermanfaat untuk menambah tenaga. Hal tersebut disebabkan racun-racun yang ada pada sel-sel dan jaringan tubuh telah dibersihkan, sehingga organ tubuh menjadi lebih bersih dan zat gizi yang masuk lebih mudah diserap.
Berpuasa dapat membantu meningkatkan penyerapan gizi dari makanan yang dikonsumsi karena dalam saluran pencernaan, sebelum makanan diserap harus mengalami proses perubahan terlebih dahulu dari bentuk padat menjadi komponen-komponen yang sangat halus.

Pada saat berpuasa, saluran pencernaan beristirahat selama beberapa jam. Dengan diistirahatkannya saluran pencernaan tersebut akan menjadi lebih baik dalam memproses dan menyerap makanan yang dikonsumsi, sehingga akan lebih bertenaga, sehat, dan kuat.
Supaya selalu tercipta kondisi sehat, bugar dan cantik saat berpuasa, sebaiknya pada waktu berbuka maupun sahur selalu mengonsumsi makanan sehat yang memenuhi unsur pola makan empat sehat lima sempurna dan bergizi lengkap. Dengan cara itu, tentunya dapat menunjang ibadah puasa yang kita dilakukan.


Pengertian Pemasaran


Wikipedia Bahasa Indonesia menjelaskan Pengertian Pemasaran sebagai berikut: Pemasaran atau dalam bahasa Inggrisnya Marketing merupakan proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya.
Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek tertentu yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih merek botol tersebut yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa.
H. Nystrom menjelaskan bahwa Pemasaran adalah suatu kegiatan penyaluran barang atau jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen.
WY Stanton mejabarkan bahwa pemasaran merupakan sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan pembeli maupun pembeli potensial.
Pemasaran menurut Kotler (1977), dijelaskan Definisi Pemasaran sebagai suatu proses sosial dan manajerial yang di dalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan, dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai kepada pihak lain.
The American Marketing Assocciation (AMA) mengemukakan bahwa Pemasaran adalah suatu proses perencanaan dan implementasi dari konsep, pricing, promosi, dan distribusi (ide, produk maupun jasa), sehingga dapat diciptakan pertukaran agar dapat memuaskan kebutuhan pelanggan dan perusahaan sekaligus.
Philip dan Duncan mengungkapkan Pengertian Pemasaran sebagai sesuatu yang meliputi semua langkah yang dipakai atau dibutuhkan untuk menempatkan barang yang bersifat tangible ke tangan konsumen.
Dari beberapa Pengertian Pemasaran di atas, dapat ditarik kesimpulan mengenai Pemasaran, bahwa Pemasaran merupakan suatu proses sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain.
http://definisi-pengertian.blogspot.com/2010/12/pengertian-pemasaran.html

Khasiat Air Mata


Siapa bilang menangis tak ada gunanya? Kelamaan menangis memang bisa bikin mata merah dan bengkak. Tapi jangan salah, menangis dan mengeluarkan air mata ternyata bisa jadi obat ajaib yang berguna bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Apa saja?
Dikutip dari Beliefnet, Jumat (21/8/2009), ini dia 7 keajaiban yang bisa Anda dapatkan setelah menangis dan berair mata.
1. Membantu penglihatan
Air mata ternyata membantu penglihatan seseorang, jadi bukan hanya mata itu sendiri. Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang bisa membuat penglihatan menjadi kabur.
2. Membunuh bakteri
Tak perlu obat tetes mata, cukup air mata yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Di dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 persen bakteri-bakteri yang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteri, hanya dalam 5 menit.
3. Meningkatkan mood
Seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi karena dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24 persen protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.
4. Mengeluarkan racun
Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa studi tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun.
Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya lewat mata.
5. Mengurangi stress
Bagaimana menangis bisa mengurangi stres? Air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin.
Selain menurunkan level stres, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah tinggi.
6. Membangun komunitas
Selain baik untuk kesehatan fisik, menangis juga bisa membantu seseorang membangun sebuah komunitas. Biasanya seseorang menangis setelah menceritakan masalahnya di depan teman-temannya atau seseorang yang bisa memberikan dukungan, dan hal ini bisa meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan juga bersosialisasi.
7. Melegakan perasaan
Semua orang rasanya merasa demikian. Meskipun Anda didera berbagai macam masalah dan cobaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega.
Setelah menangis, sistem limbik, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega. Keluarkanlah masalah di pikiranmu lewat menangis, jangan dipendam karena Anda bisa menangis meledak-ledak.
Jadi, tidak apa-apa kalau Anda menangis sesekali.

Sabtu, 12 November 2011

Alangkah Lucunya Kampus Kita


Alangkah Lucunya Kampus Kita ( UIN SUKA ) Yogyakarta
Heeemmmm..... Alangkah lucunya kampus kita....!!!! yaaahhhh mungkin hanya kalimat ini yang pantas buat kampus kita yang tercinta ini...wkwkwk.
Tanpa kita sadari banyak hal dan kejadian yang unik dan lucu <<< bahkan parah banget... hehehehehe >>> yang terjadi didalam kampus UIN SUKA yogyakarta, baik itu dari pihak Kampus maupun oleh mahasiswanya sendiri. Contohnya pelayanan kampus yang sering kali menimbulkan pertentangan dan bikin jengkel mahasiswa, seperti halnya hak mahasiswa Angkatan 2010-2011 dalam mendapatkan pengakuan dari kampus (cieee formal banget ci kata-katanya..hehehehe), yakni sampai saat ini mahasiswa masih belum mendapatkan haknya untuk memiliki KTM ( kartu tanda menikah. Eeeehhhh salah Kartu Tanda Mahasiswa maksudnya..hehehehe) ”padahal uda semester      2 lhoo..hemmm.wkwkw..!!! atau jangan-jangan senior (angkatan sebelumnya) belum punya KTM juga x ya... heheheh. dan banyak lagi perkara –perkara yang sering kali menimbulkan pertentangan (bahasanya kayak mau perang ajee) antara mahasiswa dan universitas, makanya tidak heran jika kita sering melihat mahasiswa melakukan Aksi DEMO terhadap kebijakan dan pelayanan Universitas.
Nah ini die nii... yang lebih lucu, GOKIL banget lagi..(huufff jangan ketawa) sadar atau tidak, kita tidak bisa mengelak, ini nyata dan dibenarkan oleh semua kalangan, negara, suku, agama dsb (kayak kasus israel vs palestina aje) heemm.. sering kali kita melihat mahasiswa-mahasiwi UIN SUKA yang unik dan lucu GOKIL bgt lagi, yakni  pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan mahasiswa-mahasiswi terhadap peraturan yang telah ditetapkan oleh pihak Universitas (oy btw pelanggaran ko’ dibilang unik & lucu cii.. heemmm gak nyambung rek.) Coba kita kenali dan menyimak apa-apa saja yang telah dilanggar oleh mahasiswa UIN SUKA yang tercinta ini.

Pasal – Pasal & Ayat-Ayat yang dilanggar Mahasiswa
Pasal 5            : Ayat : 3.  Berpakaian sopan, bersih, rapi dan menutup aurat pada saat kuliah, ujian, ketika berurusan dengan dosen, karyawan dan hal-hal lain di kampus.

” hemm sering kali kita menemukan mahasiswa yang berpakain tidak selayaknya, ada juga yang kelihatan tidak mandi, yang merusak pemandangan mahasiswa-mahasiswa lainnya. Heheheheheheheheh

Pasal 5            : Ayat : 4.   Khusus bagi mahasiswi diwajibkan berbusana muslimat sesuai dengan syari’at Islam (tidak ketat dan tidak transparan).

Pasal 6
Ayat :  (3).  Berpakaian ketat, tembus pandang atau baju pendek bagi mahasiswi.
Ayat :  (6).  Berdandan secara berlebihan bagi mahasiswi.

” Hari gini maci pakai busana bertaraf Syari’at Islam.... CAPEK Deehhhh....!!! gak Gaul x....!!! tidak sulit kita menemukan mahasiswi-mahasiswi seperti ini di UIN SUKA tercinta, walaupun mereka tidak secara langsung mengatakan kalimat seperti yang saya ucapkan di atas, tp secara tidak langsung mereka menolak peraturan itu. Makanya kita sering melihat mahasiswi yang berpakaian ketat dan transparan, ehhh ada juga loh yang make baju ukuran anak kecil (alias ketat banget), sampek-sampek lekuk tubuhnya kelihatan dengan jelas, mendimg seksi enak dilihat, yg gemuk huufff bikin mual-mual dan gak selera makan hehehehehe. Tapi semua itu ada hikmahnya juga, jadi mahasiswa (cowok gitue) bisa melihat pemandangan gratis (cuci mata) tiap hari, dan bisa mengetahui dan menilai siapa yang paling seksi dikampus....wkwkwkwkwkwkwkwkwk (perlu di garis bawahi TIDAK SEMUANYA MAHASISWI YANG SEPERTI ITU)

Ayat : 5.   Bersepatu di dalam kampus (bukan sepatu sandal).
” heemm, simpel dan mudah dita’ati, ”bersepatu didalam kampus, alias tidak memakai sandal) tidak sulit kita menemukan mahasiswa yang tidak memakai sepatu (alias memakai sandal). Kekampus ko’ gak pake sepatu, pakei sandal jepit lagii, ihhhh  Emang mau kesawah, n ngembla kambing, ini kampus men masak kuliah pake sandal. bagi yang merasa jangan marah ya...hehehehehehe

Ayat : 6.   Memarkir kendaraan dengan tertib pada tempat parkir yang telah disediakan oleh UIN Sunan Kalijaga dan bersedia menunjukkan STNK pada saat mengambil kendaraan bila diminta oleh petugas.

” achiiii parkir yang rapi... ahhh males ngomongin masalah parkiran,gak pernah rapi, acak-acakan lagi, masak parkus (alias parkir kampus) kalah ma parkir pasar, gak tau yang salah siapa, apa mahasiswanya yg malas markir atau satpam yang gak becuh ngurusin parkiran, tapi kalo kita fikir satpam itu tugasnya apa cii di kampus, persaan mereka Cuma santai-santai aj deh sambil ngerokak, keliling kesana kasini muter-muter kampus gak karu-karuan (kayak patroli aja). Makanya gak heran kalo kita sering melihat mendengar motor motor Ambruk, Helm hilang, lebih parahnya lagi, katanya pernah kejadian motor hilang lo, gak tau kabar ini bener tau tidak..!!! Temen-temen yang bawa motor hati-hati ya...!!! jangan sampai kecolongan....!!!!!!

Pasal 6

Ayat :  (2). Memakai sandal, sepatu yang tumitnya diinjak, slop, klompen atau sejenis, berkaos oblong dan bercelana sobek selama berada di kampus.

” memakai sandal sudah kita singgung di atas. Heemm... sepatu yang tumitnya diinje, slop, klompen dan sejenisnya. waaahhhh di UIN mah banyak yang seperti  itu. Selanjutnya Berkaos Oblong, kalo ini (memekai kaos oblong) penulis sering ngelanggar, hehehehe. Bercelana Sobek Selama Berada di Kampus, ini yang parah banget, sudah tidak asing lagi bagi kita melihat mahasiswa yang memakai celana sobek di kampus,,, dan gak ada bedanya sama Pemulung dan orang yang mau ke sawah dan ngembala kambing.....!!! hahahahaha... (yang ngerasa jangan marah yaa..!!???)

Bersambung ...... heheheheheheh

Kamis, 10 November 2011

Penyakit Hepatitis A

Penyakit Hepatitis


Penyakit Hepatitis adalah penyakit yang disebabkan oleh beberapa jenis virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan serta merusak sel-sel organ hati manusia. Hepatitis diketegorikan dalam beberapa golongan, diantaranya hepetitis A,B,C,D,E,F dan G. Di Indonesia penderita penyakit Hepatitis umumnya cenderung lebih banyak mengalami golongan hepatitis B dan hepatitis C. namun disini kita akan membahas pada fokus artikel penyakit Hepatitis A,B dan C.

  • Penyakit Hepatitis A


  • Hepatitis A adalah golongan penyakit Hepatitis yang ringan dan jarang sekali menyebabkan kematian, Virus hepatitis A (VHA=Virus Hepatitis A) penyebarannya melalui kotoran/tinja penderita yang penularannya melalui makanan dan minuman yang terkomtaminasi, bukan melalui aktivitas sexual atau melalui darah. Sebagai contoh, ikan atau kerang yang berasal dari kawasan air yang dicemari oleh kotoran manusia penderita.

    Penyakit Hepatitis A memiliki masa inkubasi 2 sampai 6 minggu sejak penularan terjadi, barulah kemudian penderita menunjukkan beberapa tanda dan gejala terserang penyakit Hepatitis A.

    1. Gejala Hepatitis A
    Pada minggu pertama, individu yang dijangkiti akan mengalami sakit seperti kuning, keletihan, demam, hilang selera makan, muntah-muntah, pusing dan kencing yang berwarna hitam pekat. Demam yang terjadi adalah demam yang terus menerus, tidak seperti demam yang lainnya yaitu pada demam berdarah, tbc, thypus, dll.

    2. Penanganan dan Pengobatan Hepatitis A
    Penderita yang menunjukkan gejala hepatitis A seperti minggu pertama munculnya yang disebut penyakit kuning, letih dan sebagainya diatas, diharapkan untuk tidak banyak beraktivitas serta segera mengunjungi fasilitas pelayan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan dari gejala yang timbul sepertiparacetamol sebagai penurun demam dan pusing, vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan nafsu makan serta obat-obatan yang mengurangi rasa mual dan muntah.

    Sedangkah langkah-langkah yang dapat diambil sebagai usaha pencegahan adalah dengan mencuci tangan dengan teliti, dan suntikan imunisasi dianjurkan bagi seseorang yang berada disekitar penderita.

  • Penyakit Hepatitis B


  • Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang tergolong berbahaya didunia, Penyakit ini disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. Seperti hal Hepatitis C, kedua penyakit ini dapat menjadi kronis dan akhirnya menjadi kanker hati. Proses penularan Hepatitis B yaitu melalui pertukaran cairan tubuh atau kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi Hepatitis B.

    Adapun beberapa hal yang menjadi pola penularan antara lain penularan dari ibu ke bayi saat melahirkan, hubungan seksual, transfusi darah, jarum suntik, maupun penggunaan alat kebersihan diri (sikat gigi, handuk) secara bersama-sama. Hepatitis B dapat menyerang siapa saja, akan tetapi umumnya bagi mereka yang berusia produktif akan lebih beresiko terkena penyakit ini.

    1. Gejala Hepatitis B
    Secara khusus tanda dan gejala terserangnya hepatitis B yang akut adalah demam, sakit perut dan kuning (terutama pada area mata yang putih/sklera). Namun bagi penderita hepatitis B kronik akan cenderung tidak tampak tanda-tanda tersebut, sehingga penularan kepada orang lain menjadi lebih beresiko.

    2. Penanganan dan Pengobatan Hepatitis B
    Penderita yang diduga Hepatitis B, untuk kepastian diagnosa yang ditegakkan maka akan dilakukan periksaan darah. Setelah diagnosa ditegakkan sebagai Hepatitis B, maka ada cara pengobatan untuk hepatitis B, yaitu pengobatan telan (oral) dan secara injeksi.
    a. Pengobatan oral yang terkenal adalah ;
    - Pemberian obat Lamivudine dari kelompok nukleosida analog, yang dikenal dengan nama 3TC. Obat ini digunakan bagi dewasa maupun anak-anak, Pemakaian obat ini cenderung meningkatkan enzyme hati (ALT) untuk itu penderita akan mendapat monitor bersinambungan dari dokter.
    - Pemberian obat Adefovir dipivoxil (Hepsera). Pemberian secara oral akan lebih efektif, tetapi pemberian dengan dosis yang tinggi akan berpengaruh buruk terhadap fungsi ginjal.
    - Pemberian obat Baraclude (Entecavir). Obat ini diberikan pada penderita Hepatitis B kronik, efek samping dari pemakaian obat ini adalah sakit kepala, pusing, letih, mual dan terjadi peningkatan enzyme hati. Tingkat keoptimalan dan kestabilan pemberian obat ini belum dikatakan stabil.

    b. Pengobatan dengan injeksi/suntikan adalah ;
    Pemberian suntikan Microsphere yang mengandung partikel radioaktif pemancar sinar ß yang akan menghancurkan sel kanker hati tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya. Injeksi Alfa Interferon (dengan nama cabang INTRON A, INFERGEN, ROFERON) diberikan secara subcutan dengan skala pemberian 3 kali dalam seminggu selama 12-16 minggu atau lebih. Efek samping pemberian obat ini adalah depresi, terutama pada penderita yang memilki riwayat depresi sebelumnya. Efek lainnya adalah terasa sakit pada otot-otot, cepat letih dan sedikit menimbulkan demam yang hal ini dapat dihilangkan dengan pemberian paracetamol.

    Langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari penyakit Hepatitis B adalah pemberian vaksin terutama pada orang-orang yang beresiko tinggi terkena virus ini, seperti mereka yang berprilaku sex kurang baik (ganti-ganti pasangan/homosexual), pekerja kesehatan (perawat dan dokter) dan mereka yang berada didaerah rentan banyak kasus Hepatitis B.

  • Penyakit Hepatitis C


  • Penyakit Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis C (VHC). Proses penularannya melalui kontak darah {transfusi, jarum suntik (terkontaminasi), serangga yang menggiti penderita lalu mengigit orang lain disekitarnya}. Penderita Hepatitis C kadang tidak menampakkan gejala yang jelas, akan tetapi pada penderita Hepatitis C kronik menyebabkan kerusakan/kematian sel-sel hati dan terdeteksi sebagai kanker (cancer) hati. Sejumlah 85% dari kasus, infeksi Hepatitis C menjadi kronis dan secara perlahan merusak hati bertahun-tahun.

    1. Gejala Hepatitis C
    Penderita Hepatitis C sering kali orang yang menderita Hepatitis C tidak menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah terjadi bertahun-tahun lamanya. Namun beberapa gejala yang samar diantaranya adalah ; Lelah, Hilang selera makan, Sakit perut, Urin menjadi gelap dan Kulit atau mata menjadi kuning yang disebut "jaundice" (jarang terjadi). Pada beberapa kasus dapat ditemukan peningkatan enzyme hati pada pemeriksaan urine, namun demikian pada penderita Hepatitis C justru terkadang enzyme hati fluktuasi bahkan normal.

    2. Penanganan dan Pengobatan Hepatitis C
    Saat ini pengobatan Hepatitis C dilakukan dengan pemberian obat seperti Interferon alfa, Pegylated interferon alfa dan Ribavirin. Adapun tujuan pengobatan dari Hepatitis C adalah menghilangkan virus dari tubuh anda sedini mungkin untuk mencegah perkembangan yang memburuk dan stadium akhir penyakit hati. Pengobatan pada penderita Hepatitis C memerlukan waktu yang cukup lama bahkan pada penderita tertentu hal ini tidak dapat menolong, untuk itu perlu penanganan pada stadium awalnya.

    SB : http://www.infopenyakit.com/2007/12/penyakit-hepatitis.html

    Hepatitis A

    DEPOK- Wabah Hepatitis menyerang puluhan pelajar SMKN II, Sawangan, Depok, Jawa Barat. Wabah tersebut bahkan terus menyebar dan menjangkiti sedikitnya 68 siswa positif hepatitis A.

    Serangan tersebut, salah satunya menimpa cucu wartawan surat kabar nasional Poskota, Nasrul di Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas Depok. Nanda Febrianti (16), cucu Nasrul terbukti positif mengidap penyakit hepatitis A setelah teman-temannya di SMKN II tertular.

    “Jadi awalnya pada bulan Oktober awal, saya enggak tahu ada yang sudah tertular. Tapi anak kelas XII. Awalnya kelas X dan XI enggak ada yang tertular karena tidak berada di sekolah. Semua siswa kelas X dan XI pada Praktek Kerja Lapangan (PKL) di luar,” katanya kepada wartawan, Selasa (08/11/11).

    Nanda menuturkan saat dia masuk sekolah pada akhir Oktober lalu, tiba-tiba dia merasa mual, demam, dan muntah-muntah. Tak lama kemudian matanya menguning. 

    “Ternyata setelah diperiksa Dinas Kesehatan positif, jadi awalnya saya enggak enak badan lalu diperiksa di Unit Kesehatan Sekolah (UKS), lalu disuruh istirahat, kemudian saya diperiksa yang kedua kali lalu positif,” tuturnya.

    Hingga kini menurut Nanda, penyakit tersebut mulai menjangkiti siswa kelas X dan XI. Sekolah pun saat ini dalam kondisi sepi atau libur.


    SB : http://news.okezone.com/read/2011/11/08/338/526520/asal-mula-wabah-hepatitis-jangkiti-siswa-smkn-ii-depok 

    Selasa, 08 November 2011

    Naskah Siaran Radio (NSR)

    Nama   : Masduqi
    Nim      : 10210105
    Kelas   : B
    RSK (Radio Setia Kawan) 101.5 FM Bali
    Opening
    Assalamualaikum Wr. Wb
    Apa kabar Innsan RSK ?
    Bareng lagi bersama saya disini / dalam acara “Tips & Informasi”//

    Seperti biasa/ uki bakalan nemenin kalian 60 menit kedepan//
    Yang mau uki’ bahas nie ea/ “membangun semangat dalam diri”//
    Dan buat yang ngersaa punya masalah dengan semangat dalam diri anda/ anda bisa telfon or sms ke 081-915-727-068//
    Tetap setia di radio setia kawan 101.5 FM Bali/ jendela tips & Informasi//
    ===== Lagu =====

    Content                                 
    Sahabat RSK//
    Ada dua tipe manusia di dunia ini//
    1.      Manusia yang mempunyai semangat dalam menjalani hidup//
    2.      Manusia yang sudah mati sebelum nyawanya dicabut//
    Hemmm …. Sahabat RSK/ berdasarkan terminology itu/ temen-temen boleh memilih mau jadi tipe manusia yang seperti apa …!!?// Ingat teman-teman punya otoritas penuh untuk menentukan tanpa campur tangan orang lain//
    Nahh …. Sahabat RSK/ apa sich yang harus kita lakukan untuk menumbuhkan semangat dalam diri kita//
    Shobat/ hidup ini sederhana/ jangan diambil susah/cukup dengan menjawab dua pertanyaan berikut ://
    1.      Yang pertama/ apa tujuan hidup anda …?//
    2.      Dan yang kedua/ apakah tujuan hidup itu bisa anda capai tanpa semangat tinggi//
    Sahabat RSK penasaran ingin tau jawabannya/ tetap setia di RSK/ Radio Setia Kawan 101.5 FM Bali//
    ==== Lagu ====

    Closing Greeting
    Sahabat RSK/ gak terasa sudah 60 menit uki menemani anda/ sedikit tips & Informasi yang saya bagikan/ semoga bermanfaat dan membantu anda dalam menjalani hari-hari anda agar lebih produktif//
    Sahabat RSK// Nantikan tips dan informasi menarik lainnya hanya di Radio Setia Kawan 101.5 FM Bali// uki pamit undur diri sampai jumpa …. //
    Wassalamuaaikum Wr. Wb.
    ==== Lagu ====

    Menyusun Naskah Radio

    Tujuan
    Membangun keterampilan pengelola radio komunitas tentang penyusunan naskah siaran.

    Naskah Siaran (script) adalah materi siaran yang akan disampaikan penyiar dalam bersiaran, terutama siaran dengan teknik “membaca naskah”. Penyiar yang menyampikan siaran secara ad libitum  tentu tidak memerlukan naskah, kecuali sedikit catatan tentang pokok-pokok materi (pointers)  yang akan dibicarakannya.
    Selain berfungsi sebagai materi atau bahan siaran, script juga berfungsi sebagai pengendalian siaran agar tepat waktu dan sesuai visi-misi program, penyeragaman tata bahasa bagi penyiar (standarisasi kata), dan pembentuk image  radio di benak pendengar.[-/lead-]
    Penulisan naskah siaran harus diiringi kesadaran penuh bahwa naskahitu akan dibacakan penyiar namun harus terdengar seolah-olah penyiar “tidak membaca”’ tapi “berbicara”, dan dikonsumsi oleh “telinga”. Dengan kata lain, penulisan naskah radio adalah “,menulis untuk telinga”, “layak dengar” (hearable), bukan untuk mata atau dibaca (readable), dan karenanya harus mudah dibaca oleh penyiar dan dimengerti oleh pendengar.
    Untuk mencapai hal itu,penulis naskah siaran hendaknya memperhatikan tiga hal utama berikut ini :
    1. Bahasa Tutur : gunakan bahasa tutur (spoken language, conversational language ), yakni bahasa percakapan, informal, atau kata-kata dan kalimat yang biasa dikemukakan dalam onrolan sehari-hari.
    2. KISS-Keep It Simple and Short. Gunakan kata-kata dan kalimat yang sederhana dan singkat sehingga mudah dimengerti. Kalimat panjang, selain menyuliktkan pengucapan oleh penyiar, juga biasanya sulit dicerna. Sebaliknya, kalimat pendek akan mudah diucapkan penyiar dan dipahami pendengar.
    3. ELP-Easy Listening Formula. Gunakan “rumus enak didengar”, yaitu susunan kalimat yang jika diucapkan enak didengar dan mudah dimengerti pada pendengaran pertama. Naskah siaran haruslah “sekali ucap langsung dimengerti”.

    Ingat…!!!!! Susun Kalimat SEDERHANA dan Pendek
    Itu rumus terbaik bagi penulisan naskah radio.
    Prinsip Penulisan
    Prinsip penulisan naskah siaran diformulasikan dalam rumus sederhana:
    “WRITE THE WAY YOU TALK”
    Artinya, “tuliskan sebagaimana cara Anda mengatakannya”. Dengan kata lain, menulis naskah radio adalah menulis untuk “berbicara”, bukan membaca atau menatap;  sekali lagi yang perlu diperhatikan adalah menulis untuk TELINGA, bukan untuk MATA.  Berdasarkan prinsip itu, maka naskah siaran haruslah :
    1. Layak baca dan disampaikan secara tutur. Karena itu, sebaiknya ucapkan dulu sebelum  menuliskannya. Tulislah sebagaimana ingin mendengarkannya atau sebagaimana ingin menyampaikannya kepada teman. Contoh, kita tidak menulis pukul 23.30 WIB,tapi tulis jam setengah 12 malam. Contoh lain : Bukan kita tulis Partai Berani Kalah (PBK) tetapi kita tulis Partai Berani kalah atau P-B-K. hal yang perlu kita perhatikan adalah bahwa pendengar tidak bisa melihat soal kata dalam kurung.
    2. Bersifat langsung, yaitu komunikasi langsung antar penyiar di studio dengan pendengar radio.
    3. Sekali baca selesai atau sekali ucap langsung dimengerti. Pendengar harus mampu memahami apa yang ingin penyiar sampaikan, inti cerita, sehingga pendengar  langsung dapat menerimanya.
    4. Bersifat personal. Radio adalah alat komunikasi yang sifatnya pribadi. Kita harus menyampaikan berita kita kepada “satu individu” tanpa membuat mereka merasa sebagai bagian dari sekian banyaknya pendengar. Naskah hendaknya menghindari tulisan bergaya teks pidato, namun menciptakan suasana akrab dan bersahabat.
    5. Menyadari yang keluar hanya suara. Maka bacalah naskah (script) dengan keras dan jelas untuk meyakinkan bahwa suara yang dihasilkan sesuai dengan yang dikehendaki, yaitu ringkas, mudah dibaca, langsung pada intinya, alami atau wajar sebagaimana percakapan sehari-hari.
    Karakteristik Naskah
    Naskah siaran harus memenuhi karakteristik sebagai berikut :
    1. Jelas. Kejelasan menempati prioritas utama dalam penulisan naskah. Kata dan kalimat yang disusun harus “sekali ucap langsung dimengerti”. Penyiar hanya memiliki satu kesempatan untuk berkomunikasi dengan pendengar. Pembaca Koran dapat membaca artikel secara berulang-ulang sampai dapat memahami intinya secara jelas. Di radio, pendengar hanya memiliki satu kesempatan untuk memahami sebuah pesan.
    2. Ringkas. Satu ide untuk satu kalimat. Naskah harus disusun dengan kalimat-kalimat ringkas sebagaimana kalimat yang biasa diucapkan saat bercakap-cakap. Dua kalimat pendek lebih baik dari pada satu kalimat panjang. Jika perlu, tulislah dalam frasa-frasa pendek, jangan dalam kalimat lengkap. Kalimat panjang selain sulit dicerna pendengar, juga bisa menyulitkan penyiar dalam menyampaikannya, misalnya soal pengaturan nafas dan intonasi.
    3. Sederhana. Kata-kata yang digunakan harus sederhana, umum digunakan dalam percakapan keseharian, tidak rumit, atau tidak teknis-ilmiah yang kurang dikenal di kalangan awam. Sekuat mungkin hindari istilah asing, gaya bahasa birokrasi, bahasa hokum atau jargon. Misalnya, gunakan “WC” bukan “gunakan sanitasi sarana perkotaan”
    4. Aktif. Gunakan kalimat aktif, bukan pasif. Contoh : Tulislah: “mahasiswa memprotes dosen”  bukan : “dosen diprotes mahasiswa”.
    5. Imajinatif. Naskah harus mampu mengembangkan imajinasi pendengar hanya dengan kekuatan kata-kata, suara, dan dukungan musik. Karena itu, gunakan pancaindera, hadirkan gambaan, bau, atmosfer suasana, hal-hal yang terasa, dan lintasan-lintasan pemikiran yang muncul di lokasi. Buatlah gambaran, misalnya dengan mendeskripsikan warna, ukuran, bentuk, dan detil-detil yang relevan.
    6. Hindari Akronim. Kalaupun harus menggunakannya, beri keterangan sesudah atau sebelum dikemukakan. Misalnya……., “….karyawan P-T Dirgantara Indonesia atau P-T-D-I”,  atau …..,  “…….Pemerintah Daerah Lombok  Barat akan meningkatkan P-A-D atau Pendapatan Asli Daerah.
    7. Pembulatan Angka. Informasi radio sifatnya global, tidak detil, karenanya angka-angka sebaiknya dibulatkan, misalnya 1.052 menjadi “ seribu lebih”.
    8. Global. Hindari sedapat mungkin detail  yang tidak perlu, sederhanakan fakta. Misalnya “SK No. 002/C.K/B/XI/2004 tanggal 20 Maret 2004” cukup dikatakan “Surat Keputusan tertanggal 20 Maret 2004”
    9. Logis. Hindari susunan kalimat yang terbalik. Susunan kalimat yang baik mengikuti kaidah SPOK- Subyek, Predikat, Obyek, dan Keterangan. Contohnya : Karena gaji P-N-S naik menyebabkan meningaktnya harga-harga kebutuhan pokok.
    Akan lebih baik jiak dituliskan : Kenaikan gaji P-N-S menyebabkan harga-harga kebutuhan pokok meningkat.
    10. Bercerita. Gunakan kalimat tidak langsung atau hindari penggunaan kalimat langsung. Naskah harus “bercerita”, yakni “menceritakan” orang berbicara apa, dimana, bagaimana, kenapa, dan sebagainya. Contohnya : “saya tidak mau berkomentar, takut orang salah persepsi”, tegasnya. Diubah penulisannya menjadi “ia tidak mau berkomentar karena taku menimbulkan salah persepsi”.
    11. Sign-Posting. Gunakan tanda-tanda  baca (punctuation) dalam kalimat untuk membantu penyiar dalam membacanya (spoken reading), seperti tanda-tanda pemenggalan kalimat dan ejaan:
    • Garis miring (/) untuk menggantikan koma, garis miring ganda (//) untuk menggantikan titik, dan garis miring tiga (///) sebagai penanda akhir naskah. Tetapi harap diingat, penggunaan punctuation ini tidak mutlak. Penulis naskah dan penyiar harus melihatnya sebagai alat Bantu semata.
    • Tanda pisah (dash) untuk menonjolkan sebuah nama atau kata keterangan. Contoh:  Direktur PT. Kereta Api- Omar Bertho- mengakui……;
    • Tanda sengkang, penghubung, atau strip (-) untuk membantu penyiar mengeja sebuah singkatan. Misalnya : M-P-R, M-U-I,……dsb

    Teknis Penulisan Kata dan Kalimat

    Secara garis besar, naslah siarn terdiri dari tiga bagian yaitu bagian awal, bagian tengah, dan bagian akhir. Bagian awal berfungsi menarik perhatian pendengar dan menunjukkan kepentinagn indformasi. Kalimat pembuka harus menarik perhatian pendengar kea rah masalah yang akan diceritakan.
    Bagian tengah berisi detil atau menerangkan informasi. Bagian akhir harus meninggalkan kesan yang kuat, bisa berupa kesimpulan atau pertanyaan tanpa jawaban.
    A. Penggunanan Huruf
    Gunakan huruf-huruf capital (huruf besar) secara normal, misalnya hanya huruf pertama nama orang atau tempat. Jangan tulis “semua capital”. Contoh: RIBUAN MAHASISWA MELAKUKAN AKSI UNJUK RASA DI DEPAN ISTANA NEGARA KEMARIN.
    Sebaiknya ditulis:
    Ribuan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara kemarin.

    B. Kata Ganti

    Ulangi kata kunci atau unsure penting dalam kalimat untuk membantu pendengar yang telat menaruh perhatian. Pastikan antecedent (kata yang menjadi rujukan kata ganti) atau kata gantiya jelas. Kalau ragu, ulangi nama itu. Contoh : Tersangka pelaku pencurtian- Fulan- ditangkap polisi. Remaja berusia 19 tahun itu, ditangkap di rumahnya tanpa melakukan perlawanan.
    Jangan sekali-kali gunakan “yang belakangan”, “yang terakhir”, “yang terdahulu”, “hal  di atas”, atau “ tersebut ada awal” karena pendengar tidak bisa menoleh ke belakang.
    Contoh : Harga-harga kebutuhan poko terus naik, terutama beras, terigu, minyak sayur, telor, dan daging. Yang disebut terakhir bahkan harganya meningkat tajam hingga seratus persen.
    Sebaiknya ditulis :
    Harga daging bahkan………

    C.Penulisan Nama
    • Nama tidak boleh ditempatkan pada awal kalimat. Jangan memulai dengan nama karena terlalu mudah lepas dari pendengaran.
    • Sebutkan lebih dulu atribusi 9kata keterangan seperti jabatan atau dentitas lain) orang tersebut, baru namanya : Contohnya : seorang mahasiswa Unpad- Ahmad, berusia 23 tahun, mengalami……..”
    • Singkatan nama tengah (middle name) umumnya diabaikan, bahkan jika nama itu sudah dikenal, nama depanya (first name)diabaikan saja, dan hanya menyebutkan nama akhirnya (last name). Contoh : Presiden George W. bush,  cukup ditulis dengan Presiden Bush.
    • Tidak perlu memberikan nama lengkap dan gelar orang terkenal. Contohnya : Profesor Doktor M. Amien Rais, MA, cukup dituliskan : Amien Rais, Ginandjar (Ginandjar Kartasasmita); Yusril ( Yusril Ihza Mahendra).
    • Cara penulisan umur gaya suratkabar, seperti “Fernando Jose (30)” harus dihindari, tapi gunakan begini:  Fernando Jose, berusia 30 tahun.

    D. Penulisan Gelar / Jabatan

    Atribusi seperti jabatan, gelar, atau predikat selalu mendahului nama. Ingat, jangan memulai kalimat dengan nama karena terlalu mudah lepas dari pendengaran.
    Contoh : Pengamat politik dari Universitas Indoensia-Arbi Sanit……, bukan ditulis, Arbi Sanit, pengamat politik dari Universitas Indonesi.
    Comtoh lain : Sekretaris Umum M-U-I Dien Syamsuddin….., bukan Dien Syamsuddin, Sekretaris Umum M-U-I….

    E. Penulisan Waktu
    • Gunakan kata-kata “kemarin”, “ hari ini”’ dan “Besok”’ BUKAN Senin, Selasa, dan Rabu. Misalnya, naskah dibaca hari Senin, peristiwanya berlangsung sehari sebelumnya (minggu), maka tulislah : ribuan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi kemarin (bukan hari Minggu).
    • Gunakan kata “jam” bukan “pukul”. Misalnya, tulislah jam delapan pagi….BUKAN : Pukul 08.00).
    • Kecuali dalam peristwa sangat penting menyebutkan unsur waktu (misalnya kematian dan gempa bumi), tuliskan unsure waktu (jam) dengan membulatkannya. Misalnya, aksi demontrasi dimulai jam sembilan pagi. Jamgam tulis : Pukul 09.10 WIB.

    F. Penulisan Angka
    • Satu angka ditulis pengucapannya. Misalnya angka 2 ditulis “dua”.
    • Lebih dari satu angka, sebaiknya ditulis angkanya karena pembaca berita biasanya lebih menyukainya. Misalnya, 25 atau 345 sebaiknya jangan ditulis : duapuluh lima, tigaratus empatpuluh lima.
    • Gunakan angka untuk nomor10 sampai 999.
    • Untuk angka lebih dari 999, gunakan gabungan angka dan kata yang dihubungkan dengan tanda penghubung. Contohnya : 10-ribu, 13-juta.
    • Selalu eja setipa angka pecahan : tiga-per-empat, dua-per-tiga.
    • Hindari penggunaan daftar angka.
    • Tanggal dantahun dituis sebagaimana adanya, meskipun hanya satu angka. Misalnya, tanggal 2 Mei 2002.
    • Mata uang sebaiknya ditulis di belakang angka, tidak disngkat, dan tidak menggunakan lambing mata uang. Tulis rupiah  untuk Rp, dolar untuk $, dan seterusnya. Misalnya Rp. 600.000 ditulis 600-ribu rupiah, US$ 50.000 di tulis 500-ribu dolar Amerika Serikat.
    • Nomor telepon atau angka banyak semisal nomor seri, gunakan angka dengan tanda penghubung, contoh: 7200-722, 0818-219-XXX.
    • Angka decimal, eja tanda decimal itu. Contoh : lima koma dua (bukan 5,2).
    • Jangan gunakan symbol seperti %, tulislah dengan persen.

    G.Tanda Baca

    Gunakan tanda baca sebagaimana mestinya seperti tanda Tanya (?), titi (.), Koma (,). Namun banyak penyiar menyukai tanda garis miring satu (/) untuk koma dan garis miring dua (//) untuk titik, hal ini agar lebih jelas dan membantu pengaturan nafas.
    Contoh :
    Pakar pendidikan-Ahmad fulan-menilai/ sistm pendidikan Indonesiaharus diubah/ karena kurikulumnya terlalu membebani siswa// Fulan mengatakan hal itu hari ii/ dalam seminar pendidikan di UPI Bandung// Menurutnya/ kurikulum hendaknya berfokus pada ….//
    Seliplan koma (,) atau garis miring (/) sebelum kata “dan” dalam susunan sebuah rangkaian.
    Contoh : Para demonstran menuntut agar pemerintah menurunkan harga, dan menindak tegas para koruptor.
    Bisa juga ditulis : Para demostran menuntut agar pemerintah menurunkan harga/ dan menindak tegas para koruptor//
    Gunakan garis pemisah atau dash berupa dua tanda penghubung hypen (-) sebelum dan sesudah nama orang.
    Contoh : Walikota Bandung-Dada Rosada-mengatakan….;Contoh Lain :  Seorang warga Cicadas Bandung-Ahmad-melakukan…..
    GAYA MEDIA CETAKGAYA RADIO
    Fulan (30 Thn)Fulan-berusia 30 tahun-
    Rp. 20.00020-ribu rupiah
    $US 10.00010-ribu dolar Amerika
    Pukul 19.00Jam tujuh malam
    2/3Dua per tiga
    2,5 cmDua koma lima centimeter
    10%Sepuluh persen
    Sabtu (13/3)Hari Sabtu tanggal 13 Maret.
    H. Pola Halaman
    Pola halaman berikut ini diadaptasi dari rekomendasi pola halaman naskah siaran dalam buku Hand book for Thirs World Journalist yang disunting Albert L. Hester dan Wai Lan J. To (diterjemahkan menjadi Pedoman unuk Wartawan, terbitan USIS Kedubes AS Jakarta, 1987).
    1. Sebaiknya gunakan kertas ukuran standar letter (21,5 X 27,5 cm).
    2. Ketik pada satu muka saja dari halaman itu, jangan bolak-balik.
    3. Pada sudut kiri atas tiap halaman, tuliskan: Nama Penulis Naskah, Satu atau dua kata tentang ini naskah, dan Tanggal.
    4. Sertakan ejaan fonetik setiap kali muncul kata yang sulit diucapkan dalam naskah. Cara pengucapan itu dibuat dalam tanda kurung setelah kata yang dimaksud. Contoh: Ameer Deedat (AMIR DIDAT); M-o-U (EM OW YU).
    5. Akhiri setiap halaman dengan paragraph. Jangan lanjutkan satu paragraph dari satu halaman ke halaman lain.
    6. Jangan lanjutkan satu kalimat dari satu halaman ke halaman berikutnya (JANGAN bersambung).
    7. Tanda akhir selalu dibubuhkan pada akhir naskah, misalnya triple star (***) atau garis miing tiga (///).
    8. Jangan lipat atau jepret naskah dalam bentuk apa pun.
    9. Takuk (Indent) setiap paragraf.
    Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan naskah adalah sumber berita, salah satu cara memperoleh informasi dari sumber berita adalah dengan wawancara.

    Wawancara Radio


    A. Definisi Wawancara Radio

    Wawancara dalam bahasa Inggris disebut Interview yaitu dari kata inter (antara) dan view (pandangan). Makna ini menunjukkan terjadi saling pandang/ kontak antara pewawancara dan yang diwawancarai. Meskipun demikian, saling pandang ini tidak selalu bermakna tatap muka, sebab wawancara telepon tidak memenuhi syarat itu. Wawancara adalah proses komunikasi manusia selaku makhluk soail. Siapa pun pasti pernah melakukan kegiatan wawancara, hanya saja dalam komunikasi radio, wawancara tidak sekedar percakapan spontan, tetapi merupakan bentuk komunikasi efektif, yang (1) dipersiapkan, (2) dilaksanakan, dan (3) hasilnya digunakan untuk kegiatan berkomunikasi juga.
    Pengertian dasar wawancara dalam istilah jurnalistik adalah proses bertanya yang dilakukan oleh reporter untuk mendapatkan jawaban dari narasumber. Reporter mewakili khalayak pendengar atau pembaca media, sedangkan narasumber mewakili dirinya sebagai pihak yang berhak memberikan keterangan, termasuk didalamnya saksi kejadian, akademisi atau aparat birokrasi.
    Wawancara merupakan bangunan utama dari keseluruhan kegiatan peliputan. Bahkan wawancara telah menjadi bentuk berita tersendiri, yang disebut News Interview.
    Definisi yang paling sering digunakan untuk menjelaskan arti wawancara adalah suatu bentuk komunikasi tutur yang melibatkan dua pihak, satu pihak di antaranya dirancang sebagai penyampai sesuatu untuk tujuan yang serius.

    B. Tujuan Wawancara

    Sebuah wawancara pada dasarnya bertujuan untuk menggali fakta, alas an, dan opini atas sebuah peristiwa, baik yang sudah, sedang, maupun yang akan berlangsung. Dalam jurnalistik radio, setiap kegiatan wawancara memiliki tujuan khusus, sesuai dengan format program yang akan disiarkan.
    Pakar komunikasi radio, dr. Myles Martel, membuat 8 peringkat tujuan wawancara, yaitu untuk :
    1. Memastikan kebenaran dan aktualitas fakta,
    2. Memperoleh pernyataan resmi langsung dari narasumbernya,
    3. Menggali titik pandang/ opini (point of view),
    4. Memformulasikan suatu masalah
    5. Memperoleh suara yang mewakili masyarakat,
    6. Menciptakan gaya berita bercerita,
    7. Meningkatkan citra pribadi reporter, dan
    8. Memperkuat kredibilitas radio di bidang informasi.
    Tujuan lain wawancara adalah (1) untuk konfirmasi (penyeimbang), (2) melengkapi data-data yang kurang detil, (3) mendorong narasumber agar berbicara dan mengungkapkan fakta, dan (4) menyambung kesenjangan hubungan narasumber dengan media.
    Kejelasan tujuan wawancara sangat penting agar persiapan strategi, dan penggunaan hasilnya dapat efesien dan efektif. Kegagalan wawancara sering kali disebabkan tidak jelasnya tujuan untuk apa sebuah wawancara dilakukan : apakah untuk mendapatkan kejelasan fakta, atau sekedar menggali opini dari narasumber.
    Menurut instruktur radio, Theo Stokkink, secara teknis operasional, tujuan wawancara meliputi dua hal pokok, aytiu untuk menggali :
    1. Apa yang INGIN diketahui pendengar, dan
    2. Apa yang HARUS diketahuui pendengar.
    Berhasil tidaknya suatu wawancara dapat diukur dari kepekaan mencapai dua tujuan pokok di atas. Kredibilitas reporter dipertaruhkan dalam wawancara di lapangan, demikian pula kredibilitas stasiun radio pada saat penyiarannya.

    C. Persiapan  Wawancara

    Dari keseluruhan pembahasan dan kegiatan wawancara, persiapan merupakan jantung penentu sukses. Melakukan persiapan yang baik, berarti telah menempuh hampir 75 % proses wawancara sendiri.
    Persiapan wawancara ,meliputi aspek teknis (peralatan) dan non teknis (koordinasi).
    1. Persiapan Teknis, terdiri dari :
    • Tape Recorder/ Cassette standard, dapat berbentuk mini tape atau yang ideal berup tape dengan mikrofon terpisah. Jangan merekam terlalu lama, jika hanya memerlukan bagian-bagian penting saja.
    • Alat tulis, seperti bolpoin, buku catatan, kertas untuk label kaset.
    • Sarana komunikasi dan transportasi. Tidak ada salahnya menyiapkan tips (tidak selalu harus uang) untuk narasumber, dalam konteks membangun keakraban.
    • Bersikap professional, seperti menunjukkan kartu tanda pengenal, dan selalu tepat waktu, perkirakan waktu tempuh lokasi studio dengan lokasi narasumber.
    Pastikan semua alat dalam keadaan siap saat wawancara dimulai, dengan melakukan percobaan sebelumnya. Misalnya, dengan meminta narasumber menyebutkan nama dan jabatannya sambil direkam. Reporter dapat juga membuat kode yang disepakati bersama, misalnya untuk kapan wawancara dimulai dan kapan berhenti, agar proses perekaman berjalan tanpa pemborosan bateraidan pita kaset.
    2. Persiapan Non Teknis, meliputi :
    • Mempunyai pengetahuan yang memadai atas topik yang akan diperbincangkan.
    • Memiliki pengetahuan yang memadai terhadap profil sumber yang akan diwawancarai.
    • Mengadakan perjanjian langsung dengan narasumber tentang lokasi, durasi, dan tujuan wawancara itu diadakan. Jika dilakukan di studio, maka transportasi untuk narasumber perlu disiapkan.
    Penguasaan reporter atas dua aspek pertama merupakan persiapan dasar suksesnya wawancara, karena hal ini akan berkaitan dengan rumusan pertanyaan yang akan diajukan, bagaimana proses komunikasi, serta alat penunjang yang akan digunakan.
    D. Tahap wawancara selanjutnya menurut instruktur radio Guild, Joycelyn Mayne, adalah
    1. Merencanakan daftar dan urutan pertanyaan, dari yang umum ke khusus, sebaliknya  dari khusus ke umum atau campuran.
    2. 2) membuat kata/kalimat pengantar sebelum wawancara dimulai untuk mencairkan suasana (ice breaking).
    3. Menempatkan posisi tubuh dan alat perekam sedemikian rupa sehingga menghasilkan rekaman yang baik, namun suasana yang tetap akrab harus tetap terjaga. Jarak normal antara mulut narasumber dan mikrofon antara 8 sampai 10 sentimeter.
    4. Mulailah bertanya dan menjadi pendengar yang baik. Jangan menjawab atau menyanggah. Apabila pertanyaan reporter juga akan disiarkan, maka persiapkan kalimat pertanyaan dengan  baik dan atur intonasi suara. Hal ini menyangkut kelancaran gerakan fisik saat wawancara, terutama jika menggunakan mikrofon tunggal.
    E.Bentuk-bentuk Wawancara
    Berdasarkan pola penyajiannya, wawancara dibagi dua, yaitu :
    1. Wawancara aktualitas, disebut juga Brand Interview/ ATI ( Audio tape Insert) berupa petikan wawancara pendek, sekitar 30 detik sampai 3 menit, untuk mendukung sebuah sajian berita aktual.
    2. Wawancara sebagai  program perbincangan atau lebih populer disebut talk show. Wawancara ini bersifat informatif sekaligus menghibur. Umumnya berdurasi sekitar 15 sampai 60 menit.
    Dari segi isi, wawancara dibagi menjadi tiga :
    1. Wawancara informasi atau wawancara sebagai berita. Wawancara ini dilakukan untuk memperoleh data faktual atas sebuah peristiwa. Bentuk ini dapat berupa hasil reportase langsung dari lapangan, atau wawancara melalui telepon dari studio.
    2. Wawancara opini, yaitu wawancara yang memusatkan perhatian pada gagasan, penilaian, dan kepercayaan narasumber atas persoalan.
    3. Wawancara tokoh,  yaitu wawancara dengan fokus pertanyaan pada aspek pribadi narasumber sebagai figure publik.
    Dari segi teknis, wawancara dibagi pula menjadi :
    1. Wawancara berdasarkan perjanjian atau kesepakatan bersama.
    2. Wawancara konferensi pers. Reporter diundang panitia atau narasumber untuk menghadiri penjelasan sebuah acara atau kasus.
    3. Wawancara dilokasi peristiwa.
    4. Wawancara dari studio dengan menggunakan telepon dan sejenisnya.
    5. Wawancara siaran langsung. Reporter mengadakan wawancara yang disiarkan pada saat itu juga.
    6. Wawancara jalanan, yaitu wawancara spontan di berbagai lokasi untuk mengetahui sikap masyarakat terhadap suatu isu.
    Berdasarkan gaya wawancara, dapat pula dibuat kategori :
    1. Wawancara keras dan memaksa. Biasanya dilakukan oleh aparat yang sedang menyelediki kasus terhadap para tersangka.
    2. Wawancara emosional. Narasumber berada dalam situasi sensitive akibat musibah yang dialaminya, atau sebaliknya dalam keadaan marah. Wawancara jenis ini membuat kedua belah pihak harus saling berempati.
    3. Wawancara santai. Tanpa beban dan sponta, baik dari segi materi maupun kondisi narasumber. Selama wawancara berlangsung sart dengan humor. Sebagai bentuk informasi faktual dan aktual, bentuk wawancara spontan ini memiliki nilai jurnalistik tertinggi, karena nuansa alamiahnya.
    Keterampilan Wawancara: Menghadapi Narasumber.
    Sebelum wawancara dimulai, komunikasi dan kerja sama antara reporter dan narasumber harus terjalin dengan baik. Sebab dengan cara inilah reporter akan memperoleh informasi lebih banyak dan mendalam, baik saat wawancara perdana maupun di masa mendatang. Tidak semua narasumbber mudah didekati, dan tidak setiap saat reporter mampu menjaga komunikasi yang sudah terjalin dengan baik, sehingga diperlukan kelihaian menghadapi narasumber, yang memang terdiri dari berbagai karakter manusia. Langkah ini di dalam dunia jurnalistik disebut ice breaking atau making interviewee comfortable.
    Menurut pakar radio, Errol Jonathan, ice breaking adalah langkah pencairan suasana beku antara reporter dan narasumber sebelum dan saat wawancara berlangsung. Hubungan yang belum akrab dan ketegangan narasumber oleh peristiwa yang dialaminya sering kali membuat wawancara tidak berjalan normal. Untuk mengatasinya diperlukan strategi komunikasi antarpribadi, antara lain dengan :
    1. Saling memperkenalkan diri menurut budaya setempat,
    2. Mencari lokasi wawancara yang mengundang suasana santai,
    3. Memulai perbincangan informal seputar masalah yang ringan, atau menawarkan suguhan kecil yang disukai narasumber, dan
    4. Melibatkan diri dalam situasi yang dialami narasumber, sambil berupaya memahami dan mencarikan solusinya.
    Dalam situasi khusus atau darurat, seperti pejabat yang tidak memiliki waktu luang atau narasumber yang memang sulit atau pelit memberikan keterangan, tidak diperlukan ice breaking. Reporter dapat langsung menanyakan pokok persoalan, dengan dua resiko yaitu dijawab oleh narasumber, atau tidak sama sekali. Masalah bersedia atau tidak bersedia menjawab pertanyaan, sepenuhnya menjadi hal narasumber, yang harus dihormati oleh reporter.
    Menurut instruktur radio, Ari R. Maricar, ada tujuh karakter narasumber yaitu :
    1. Narasumber emosional, menangis saat diwawancarai, atau tegang. Oleh karena itu, reporter harus membiarkan emosi itu berlalu, kemudian baru dimulai wawancara.
    2. Narasumber suka berseteru, selalu merasa diinterogasi. Menghadapi narasumber seperti ini reporter harus memberi penjelasan tentang maksud diadakannya wawancara tersebut.
    3. Narasumber segan dan malu. Reporter harus mencari penyebabnya dan segera diatasi, mungkin karena ia tidak terbiasa diwawancarai.
    4. Narasumber suka mengelak, selalu menghindari pertanyaan yang menyangkut kepentingannya. Oleh karena itu, reporter harus menciptakan humor, misalnya, “Masa dari tadi jawabannya Cuma itu-itu terus, Mas ?”
    5. Narasumber memalukan, suka berbicara jorok; bila demikian coba hentikan pembicaraan.
    6. Narasumber bingung, jawabannya ngawur, tidak fokus. Reporter harus memperjelas dan mengulangi pertanyaan, mungkin narasumber kurang jelas dengan pertanyaan yang diajukan.
    7. Narasumber pengobrol, berbicara tanpa titik dan koma, atau menjawab terlalu panjang dan bertele-tele. Oleh karena itu, ajukan soal yang hanya butuh jawaban pendek, atau potong saja pembicaraannya kalau jawabannya dinilai terlalu melebar.
    Etika Wawancara Radio
    Wawancara, baik di lapangan maupun di sebuah stasiun radio adalah kegiatan jurnalistik yang memiliki kaitan erat dengan situasi sosial dan hubungan antarpersonal. Oleh karena itu, ia harus diselimuti rambu etika, yang akan membangun kepercayaan dan bermanfaat bagi semua pihak terkait, selama dan sesudah proses wawancara. Kesadaran untuk menjalankan etika wawancara menjadi kewajiban mutlak setiap insan yang bekerja di media publik.
    Etika wawancara radio dapat dirumuskan menjadi tiga hal:
    1. Bersikap Independen
    Independen artinya tidak berpihak dan bebas dari pengaruh luar dalam setiap pengambilan keputusan. Independensi ini penting sekali saat reporter menentukan topic, memilih narasumber, dan melakukan wawancara. Pengaruh kepentingan ekonom, politik, atau primordialisme tertentu dalam menentukan tema, selain akan mengurangi kualitas wawancara, juga merusak kredibilitas stasiun radio. Jika dalam menentukan topic sudah tidak independen, maka sikap ini akan terus terbawa saat menentukan narasumber dan melakukan wawancara.
    Berbeda halnya jika program talk show atau wawancara lapangan itu menang menjalin hubungan dengan sponsor. Sehingga melalui pemberitahuan resmi, pendengar dengan sendirinya memahami dan memilih radio lain jika tidak menyukai acara tersebut.

    2. Bersikap Jujur dan Objektif

    Reporter dan stasiun radio harus menyampaikan secara terbuka tentang apa dan bagaimana proses wawancara sebuah paket siaran dilakukan. Pendengar berhak mengetahui apakah program ini disiarkan secara langsung atau tunda. Demikian pula apabila terdapat pemotongan dari materi aslinya. Pernyataan narasumber yang bersifat off the record wajib tidak disiarkan.
    Stasiun radio dan reporternya wajib menyampaikan kelebihan dan kekurangan sebuah produk siaran wawancara, jika ada pihak yang mempertanyakannya. Misalnya tentang narasumber yang kurang seimbang.
    Objektivitas juga berarti komitmen untuk :
    1. Menyampaikan fakta, bukan opini pribadi.
    2. Menempatkan diri setara dengan narasumber, dan
    3. Berada di posisi tengah dalam setiap polemik antar narasumber.
    3. Bersikap Anti Amplop
    Sikap menolak segala macam pemberian merupakan salah satu simbol independensi. Budaya amplop akan menimbulkan premanisme dalam aktivitas wawancara, misalnya, perlakukan berbeda antara narasumber pemberi amplop dan yang tidak, sehingga hanya yang berduit yang ditonjolkan. Amplop juga akan membuat dinamika wawancara hilang, karena sudah direkayasa sebelumnya, jika demikian reporter tidak ada bedanya dengan robot.
    Kiat-kiat dalam pertanyaan wawancara :
    • Gunakan pertanyaan terbuka (apa, siapa, kapan, dimana, mengapa, bagaimana)
    • Gunakan kalimat tanya yang singkat dan tepat
    • Pada iterview topik kontroversial, gunakan metode menggiring. Simpan pertanyaan kunci untuk memberi kejutan. Anda terkadang harus menggunakan kalimat-kalimat pertanyaan tertutup untuk mengkonfirmasi yang anda ketahui
    • Pada interview pengalaman emosional, gunakan dua tahapan. Tahapan pertama, lontarkan pertanyaan sapujagad. Tahap berikutnya pertanyaan kunci. Perhatikan bahwa pertanyaan-pertanyaan bagaimana  dan terutama mengapa seringkali mengantar pada jawaban-jawaban yang emosional dan mendalam.
    KESALAHAN DALAM WAWANCARA:
    Hindari hal-hal berikut ini :
    • Lupa Pertanyaan
    • Pertanyaan tertutup (dengan jawaban ‘ya’ dan ‘tidak’)
    • Pertanyaan panjang
    • Pertanyaan ganda
    • Menjawab pertanyaan anda sendiri
    • Pernyataan sebelum pertanyaan
    • Komentar pada petanyaan
    • Kata-kata sensitif